Olahan Carica Siap Mendunia

by Admin


Posted on Juni 22, 2018 at 12:00 PM


Card image cap

Carica memang identik dengan buah tangan dari kawasan dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah.Hal itu benar adanya, karena memang Carica merupakan satu satunya buah yang hidup di Indonesia.Pohon Carica sendiri seperti pohon papaya, namun dalam ukuran yang lebih pendek. Buah pohon Carica juga seperti papaya namun dalam ukuran yang lebih kecil.Buah carica yang telah masak berubah warna menjadi warna kuning.Carica yang telah masak kemudian diolah mejadi sejumlah olahan makanan, baik itu manisan sirup, hingga keripik. Biji dari carica juga saat dikembangankan sebagai minyak.

Direktur Yuasafood Trisila Juwantara, mengatakan, Carica hanya dapat ditanam dikawasan Dieng.Area tanam buah itu sekitar 300 hektar.Carica umumnya ditanam secara tumpang sari dengan tanaman lainnya , karena ditanam secara tumpangsari , pohon Carica kerap dijumpai dipematang rumah-rumah penduduk.”Carica ini mulai dipersiapkan ke luar negeri, karena permintaan .Carica juga tanpa pengawet, “Kata Trisila, .

Untuk mengolah Carica , diperlukan proses yang sederhana.Carica yang diiproses adalah yang telah masak dari pohonnya, atau yang beralih warna kekuning-kuningan.Carica kemudian dikupas hingga kelihatan warna kuning dagingnya.Usai dikupas , kemudian dicuci dengan air hangat.Daging carica berwarna kuning kemudian dipotong kecil-kecil, sementara biji Carica dipisahkan dari dagingnya.Potongan kecil itu dibersihkan kembali, kemudian dilakukan penggodokan. Kemudian air dan potongan dipisahkan.Proses selanjutnya adalah pengepakan.Di area pengepakan , hanya beberapa karyawan yang bertugas, karena disterilkan dari tempat lainnya.

Ini mau dikirim ke Thailand, eksperimen ke sana. Dipasar local, Carica khas Dieng selain dipasarkan diarea Wonosobo, juga telah sampai di wilayah tetangga. Sejumlah took retail juga menjajakan produk Carica olahannya.”Kami produksi 1 ton perhari, pasarnya di Indonesia ada di pusat oleh-oleh, restoran dan supermarket,” katanya.

Trisila mengatakan, “ produknya di gandrungi karena proses yang higienis, proses pengolahan juga tidak menambahkan bahan pengawet.Proses yang kami lakukan ini higienis , karena semua dikerjakan dengan tenaga manusia dilengkapi dengan standar kerja.Carica juga diambil ketika sudah matang, “ tambahnya.

Selain Carica , Trisila juga tengah mengembangkan manisan cabe.Ya, cabai yang relative pedas itu disulap menjadi manisan yang hangat bagi tubuh.

Carica Yuasafood merupakan salah satu usaha kecil dan menengah (UMKM) dari kabupaten Wonosobo yang hendak di promosikan ke dunia.Produk-produk dari unit kegiatan ini terus dipromosikan agar dapat dikenal semua kalangan.


Leave a Comment:


Search






Story Of Yuasafood


ORDER VIA WHATSAPP